Temu Wirasa PRABU Catur Muka Dorong Sinergi Pembangunan Denpasar–Buleleng

0
242
Foto: Walikota Jaya Negara hadiri temu wirasa paiketan Prabu Catur Muka, (21/12).

DENPASAR, KEN-KEN — Paiketan Rantauan Buleleng (PRABU) Catur Muka menggelar temu wirasa di Nexx Cafe, Denpasar. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi semeton Buleleng yang bermukim di Denpasar sekaligus ruang dialog lintas sektor untuk memperkuat kontribusi masyarakat perantauan terhadap pembangunan daerah. Hadir Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Asisten I Pemkab Buleleng Ariadi Pribadi, pengusaha nasional Ajik Cok, Ketua PRABU Catur Muka I Gede Cipta Sudewa Atmaja, serta tokoh birokrat, akademisi, dan pelaku usaha.

Ketua PRABU Catur Muka, Sudewa Atmaja, menegaskan bahwa organisasi ini dibentuk sebagai wadah pemersatu warga Buleleng di perantauan dengan visi mempererat kebersamaan dan mendorong peningkatan ekonomi kreatif. Tema temu wirasa, “Sinergi Pembangunan Buleleng dengan Denpasar melalui Spirit Vasudhaiva Kutumbhakam”, mencerminkan semangat kebersamaan untuk mendukung kemajuan daerah asal dan daerah tempat tinggal.

Baca Juga  Sekretaris I TP PKK Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa Buka Pelatihan Cipta Menu Bergizi Berbahan Pangan Lokal

Wali Kota Denpasar Jaya Negara mengapresiasi peran PRABU Catur Muka dalam menjaga kerukunan sosial dan mendukung pembangunan kota. Ia juga menyinggung tantangan Denpasar terkait pengelolaan sampah dan kemacetan lalu lintas akibat tingginya jumlah kendaraan. Menurutnya, pemerintah terus berupaya mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah dan transportasi publik, namun dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk mencari solusi bersama.

Baca Juga  Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa Gelar Talkshow HUT ke-13

Rangkaian acara turut menghadirkan Ajik Cok yang berbagi pengalaman investasi Rp60 miliar di Buleleng barat serta Lanang Perbawa, Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, yang menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk SDM berkualitas. Dialog bersama peserta juga membuka aspirasi agar pembangunan di Buleleng tidak hanya terpusat di wilayah barat, tetapi merata hingga timur, sehingga potensi desa-desa dapat berkembang lebih optimal.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here